Mau Pasang Kawat Gigi? Yuk, Kenali Jenis, Langkah Pemasangan, dan Prosedurnya!

Mungkin ada dari kamu yang sedang ngerasa tidak pede dengan gigi, mulai dari gigi yang agak renggang atau tidak rata. Kamu bisa gunakan behel untuk membantu mengatasi masalah yang terjadi pada gigi kamu. Sebelumnya, kamu bisa konsultasikan terlebih dahulu ke klinik gigi terbaik di Jakarta untuk mengetahui apakah memang gigi kamu memerlukan tindakan pemasangan behel atau tidak. Dokter di klinik gigi terbaik akan memberikan informasi mendalam mengenai permasalahan pada gigi dan mulut, sehingga bisa segera ditangani. Sebelum kamu memustuskan untuk memasang behel, kamu bisa mengetahui lebih lanjut untuk jenis behel, langkah pemasangan, dan prosedurnya di artikel ini.

 

Pemasangan Kawat Gigi

Kawat gigi diperlukan untuk memperbaiki penampilan gigi yang tidak rata atau posisi rahang yang tidak benar. Pemasangan kawat gigi idealnya bisa dimulai dari umur 12-13 tahun. Di usia ini, mulut dan rahang masih dalam masa pertumbuhan, sehingga masih mudah untuk diperbaiki posisinya. Namun, pada orang dewasa, pemasangan kawat gigi juga dapat dilakukan meski nanti perawatannya biasanya dilakukan lebih lama. Kawat gigi berfungi untuk memperbaiki kondisi seperti berikut :

  1. Jarak antargigi yang terlalu renggang
  2. Gigi yang berdesakan atau menumpuk satu sama lainnya
  3. Pada bagian gigi atas tumbuh lebih ke depan atau ke belakang
  4. Ada permasalahan pada rahang seperti posisi rahang yang kurang tepat

 

Jenis Kawat Gigi Sesuai Kebutuhan

Jika kamu memang ada keinginan untuk memperbaiki gigi kamu, maka kamu bisa berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis yang dikenal dengan ortodontis. Mereka telah menjalani pelatihan secara khusus untuk mendiagnosis, mencegah, serta merawat gigi dan rahang yang tidak rata. Lalu, dokter gigi spesialis ini juga akan menentukan jenis kawat gigi yang tepat untuk digunakan.

Apa saja sih jenis kawat gigi yang ada?

  • Kawat gigi permanen

Kawat gigi ini biasa digunakan untuk mengoreksi letak beberapa gigi sekaligus dan mencegah masalah akibat gigi tidak rata dikemudian hari.

  • Kawat gigi lepas-pasang

Kawat gigi ini biasanya digunakan untuk mengoreksi masalah minor seperti gigi yang bengkok.

  • Kawat gigi fungsional

Jenis kawat gigi ini digunakan untuk menangani masalah posisi rahang atas dan rahang bawah yang tidak sejajar dengan gigi atas ataupun bawah.

  • Headgear

Headgear merupakan pengait yang tersambung dari kawatgigi dan ditempatkan di kepala untuk menarik posisi gigi pada bagian depan.

  • Retainer

Kawat gigi jenis ini biasanya digunakan untuk menstabilkan posisi baru gigi, gusi, dan tulang termasuk mencegah posisinya kembali seperti semula.

  • Kawat gigi lingual

Kawat gigi lingual mirip dengan kawat gigi permanen, hanya saja dengan harga yang lebih mahal dan posisi kotak-kotaknya ditempel dibelakang gigi sehingga tidak terlihat.

  • Kawat gigi temmbus pandang (clear aligner)

Biasanya kawat gigi ini digunakan oleh seseorang dengan pertumbuhan gigi dan gusi yang telah terhenti.

 

Langkah Pemasangan Kawat Gigi

Sebelum melakukan pemasangan kawat gigi, biasanya langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan konsultasi untuk menentukan apakah pemasangan kawat gigi diperlukan. Lalu pemasangan kawat gigi akan dilakukan dengan langkah berikut :

  1. Ortodontis mengajukan pertanyaan seputar kesehatan
  2. Pasien akan menjalani pemeriksaan pada gigi, rahang, dan mulut
  3. Akan ada pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen pada gigi.
  4. Pasien akan diberikan instruksi untuk mengigit bahan cetakan berbentuk rahang dan gigi
  5. Jika diperlukan, maka akan ada cabut gigi untuk mengoreksi posisi gigi
  6. Terakhir, pemasangan kawat gigi

Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran bagi kamu yang ingin memperbaiki gigi dengan menggunakan kawat gigi.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published.